Sungai Bakau Kecil
Ya... Di situlah aku dilahirkan. Ketika orang bertanya tinggal di mana? Pasti mereka akan menyebutkan dua kampung sekaligus karena kampungku ini terbagi dua Sungai Bakau Kecil dan Sungai Bakau Besar.
Aku belum mengetahui persis sejarah mengapa di namakan Sungai Bakau Kecil. Menurut cerita yang aku dengar dari mulut ke mulut di karenakan pohon bakau yang tumbuh di dekat sungai-sungai tidaklah besar tetapi kecil. Setelah mendengarnya sih... antara percaya dan tidak mungkin saja memang benar seperti itu sejarah nya.
Sungguh senang dan bahagia dilahirkan di sana karena kampungku ini bukanlah kampung yang terpecil atau sebagainya karena orang cukup banyak yang tahu mengetahui kampung ku ini. Kampungku juga bisa dikatakan masih asri mempunyai banyak keistimewaan di antaranya air yang warnanya berwarna merah seperti larutan minuman teh. Mengapa berwarna merah? karena air ini mengalir langsung dari hutan dan berasal dari akar-akar pohon yang di hutan.
Kampung ku juga bisa dikatakan masih asri udara pagi nya juga masih segar. Karena semua ekosistem bisa terbilang masih terjaga. Banyak pemandangan hijau yang enak di pandang mata ketika di pagi hari dan di sore hari kita juga bisa melihat suasana matahari terbenam. Ketika malam hari suasana di kampung ku begitu sepi.
Mayoritas penduduk kampung ku adalah orang madura termasuk aku Dan keluarga ku sendiri. Dan mayoritas profesi penduduk di kampung ku adalah bertani. 18 tahun sudah aku tinggal di kampung ku begitu banyak hal dan kenangan yang sudah berlalu. Salah satu tradisi yang di lakukan di kampungku adalah merayakan robo'-robo' kami akan melakukan do'a bersama untuk menolak tolak balak dan makanan yang disajikan setiap robo'-robo' adalah ketupat tradisi ini tidak akan pernah terlewatkan agar tetap terjalin rasa persaudaraan.
Tidak banyak yang dapat aku ceritakan mengenai kampungku. Jika masih ingin mengetahui kampungku dan mengapa bisa dinamakan Sungai Bakau Kecil. Mungkin dapat langsung berkunjung ke kampungku. Semoga saja kampungku masih tetap asri dan terjaga ekosistem nya.
Sampai jumpa di tulisan selanjutnya.😊
Wassalamualaikum wr wb
Tidak ada komentar:
Posting Komentar